Anak sekolah Prancis mengaku berbohong perkara guru yang akhirnya dibunuh karena tunjukkan karikatur Rasul Muhammad

pelajar-prancis-mengaku-berbohong-soal-guru-yang-akhirnya-dibunuh-karena-tunjukkan-karikatur-nabi-muhammad-4

Bonus harian di Keluaran SGP 2020 – 2021.

5 jam yang lalu

A protester wearing a face mask holds a sign in French that reads: 'I am Samuel'

Seorang pelajar Prancis yang dituduh menyulut ujaran kebencian buruk terhadap seorang guru di internet mengakui telah berbohong dan menyebarkan klaim tak berdasar.

Guru bertanda Samuel Paty itu Oktober tahun lalu jadi target kasus pemenggalan setelah menunjukkan karikatur Nabi Muhammad di dalam pelajaran tentang kebebasan berbicara.

Pelajar perempuan berusia 13 tahun tersebut, yang namanya tidak untuk dipublikasikan, sebelumnya menyebar informasi bahwa pengasuh itu meminta para murid beragama Islam keluar lantaran kelas.

Pengacara siswi itu mengatakan, kliennya saat ini mengaku bahkan tidak tersedia dalam kelas tersebut.

“Dia berbohong karena merasa terjebak setelah teman-teman sekelasnya meminta dia menjadi juru bicara, ” kata pengacara pelajar itu, Mbeko Tabula, kepada dewan berita AFP.

Cerita yang disebarkan pelajar itu mendirikan ayahnya mengajukan gugatan patokan dan menyulut kampanye kesumat di media sosial.

Anak sekolah itu kini didakwa melakukan pencemaran nama baik, tatkala ayahnya didakwa terlibat pembunuhan.

Tidak lama setelah Samuel Paty dibunuh, jaksa menyatakan menemukan hubungan sebab-akibat tepat antara hasutan di jalan sosial dan pelaku pembunuhan.

Ayah pelajar itu, dengan oleh media Prancis dikenal bernama Brahim C dan berumur 48 tahun, dituduh mengeluarkan “fatwa” terhadap guru itu.

Prancis

Jaksa bidang antiterorisme Prancis, Jean-François Ricard, menyebut Brahim berganti sejumlah pesan teks dengan pembunuh Paty untuk mengabulkan kejahatannya.

Pelaku pemenggalan bertanda Abdullakh Anzorov, 18 tarikh, ditembak mati oleh kepolisian Prancis tak lama setelah pembunuhan itu terjadi.

Usai kejadian itu, Presiden Prancis Emmanuel Macron menganugerahi kehormatan tertinggi Légion d’honneur kepada keluarga guru tersebut.

Penggambaran wajah Nabi Muhammad dengan luas dianggap tabu di Islam dan dianggap benar ofensif oleh umat muslim.

Persoalan ini sangat terbuka di Prancis setelah majalah satir Charlie Hebdo membuahkan kartun Nabi Muhammad.

Dua belas orang di kantor organ itu dibunuh oleh ekstremis Islam pada tahun 2015 setelah gambar-gambar itu dipublikasikan.

About Author


Kenneth Sanders