Bentrokan pecah di Masjid al-Aqsa setelah salat Jumat, penghentian senjata berlaku di Gaza

bentrokan-pecah-di-masjid-al-aqsa-setelah-salat-jumat-gencatan-senjata-berlaku-di-gaza-3

Info seputar SGP Hari Ini 2020 – 2021.

Kekerasan dengan terparah selama beberapa tarikh terakhir di Israel & Wilayah Palestina di Carik Gaza telah merenggut banyak nyawa. Konflik terbuka tersebut pecah setelah rangkaian ketegangan yang memuncak selama utama bulan sebelumnya. Berikut tersebut rentetan kejadian yang menuju kepada pertikaian kedua pihak.

13 April

Polisi Israel menahan seorang pemuda Palestina di Gerbang Damaskus

Bentrokan berserakan di Yerusalem Timur jarang warga Palestina dan polisi Israel

Warga Palestina makan atas dipasangnya barikade pada luar Gerbang Damaskus dengan jadi pintu masuk ke Kota Lama Yerusalem jadi menghalangi mereka untuk berkumpul di sana setelah salat di Masjid al-Aqsa di malam pertama bulan suci Ramadan.

Ketidakpuasan warga Palestina sebelumnya telah muncul kelanjutan Presiden Mahmoud Abbas menunda Pemilu yang telah direncanakan, pada akhirnya menyalahkan Israel atas pengaturan proses pemungutan suara bagi warga Palestina di Yerusalem Timur.

Hamas – kompetitor bagi pertahanan Presiden Abbas yang menguasai Gaza dan juga mencalonkan kandidatnya – marah untuk penundaan Pemilu.

Kekerasan di sekitar Gerbang Damascus serta tempat-tempat lain di Yerusalem Timur terus berlanjut setiap malam.

15-16 April

Sebanyak roket ditembakkan dari Gaza ke wilayah Israel, dengan dibalas dengan serangan hawa setelah sekian lama berlangsung masa tenang antara Israel dan Palestina.

19 April

Bentrokan meluas ke Jaffa, yaitu kota pelabuhan yang bersebelahan dengan Tel Aviv dan banyak dihuni etnis Arab – Yahudi.

20 April

Di Yerusalem, suku muda Yahudi, yang marah atas rentetan serangan awak Palestina terhadap orang Yahudi Ortodoks yang difilmkan serta dimuat ke aplikasi TikTok, menyerang orang Arab sekali lalu meneriakkan slogan-slogan anti-Arab.

23 April

Pasukan keamanan Israel bentrok dengan warga Palestina di luar Gerbang Damaskus

Ratusan pengikut ua-nasionalis Yahudi berdemo sambil meneriakkan “Matilah Orang-orang Arab” ke pokok Gerbang Damaskus untuk memprotes serangan orang Arab atas orang Yahudi. Bentrokan pula pecah di lokasi antara warga Palestina dan penjaga yang berupaya memisahkan ke-2 kelompok. Puluhan orang luka-luka.

Kekerasan antara orang Arab dan Yahudi meluas ke wilayah-wilayah lain di Praja Yerusalem.

24 April

Kelompok militan menembakkan puluhan roket ke Israel dari Gaza, yang dibalas dengan serbuan udara.

2 Mei

Faksi Fatah yang mendukung Pemimpin Mahmoud Abbas dan Hamas mengutuk ancaman penggusuran keluarga-keluarga Palestina dari rumah-rumah itu di distrik Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, oleh para pemukim Yahudi menjelang sidang pengadilan. Hamas menyerukan orang-orang Arab untuk membentuk “perisai perlawanan manusia” di kian.

Hari-hari berikutnya, polisi serta pendemo berulangkali bentrok dalam lokasi tersebut yang menjadi pusat pelampiasan kemarahan masyarakat Palestina.

4 Mei

Bersemangat di Gaza mulai mengirim balon pembakar ke Israel selama beberapa hari berturut-turut, menyebabkan puluhan kebakaran.

7 Mei

Dua pria bersenjata Palestina ditembak mati & seorang lagi luka-luka setelah menembaki pasukan keamanan Israel di Tepi Barat arah utara. Pihak berwenang Israel mengatakan kelompok bersenjata itu merencanakan “serangan besar” di Israel.

Masjid al-Aqsa telah menjadi medan bentrokan dua pihak yang bertikai

8 Mei

Malam kedua kekerasan di Yerusalem Timur berlangsung setelah puluhan ribu orang salat di langgar al-Aqsa pada malam Lailatul Qadr.

Polisi dan pendemo bentrok di Gerbang Damaskus. Polisi menggunakan meriam minuman, peluru karet, dan udara air mata menghadapi gerombolan warga Palestina, yang kira-kira melempari batu.

Lebih lantaran 120 warga Palestina & 17 polisi Israel luka-luka.

9 Mei

Mahkamah Mulia Israel menunda sidang akan kasus Sheikh Jarrah setelah ada seruan penundaan sebab meningkatnya kerusuhan. Ketegangan tetap tinggi dan rangkaian bentrokan tetap terjadi antara penjaga Israel dan warga Palestina di Sheikh Jarrah serta Gerbang Damaskus.

10 Mei

Bentrokan pada dini keadaan pecah antara polisi dan warga Palestina di kompleks masjid al-Aqsa, di mana massa melemparkan batu dan polisi menembakkan granat kejut.

Kemarahan warga Palestina telah disulut oleh rencana perarakan peringatan tahunan Hari Yerusalem yang dijadwalkan pada sore hari oleh ratusan keluarga nasionalis Israel untuk merayakan perebutan Yerusalem Timur sebab Israel pada 1967

Perarakan itu rencananya melewati tempat yang mayoritas dihuni orang-orang Arab di Kota Periode dan ini dianggap masyarakat Palestina sebagai provokasi dengan disengaja. Akhirnya jalur parade diubah, namun kekerasan tentu terjadi dengan melukai lebih dari 300 warga Palestina dan 21 polisi Israel di kompleks suci.

Hamas mengeluarkan ultimatum kepada Israel agar “menarik semua pasukannya dari masjid al-Aqsa & Sheikh Jarrah pada pukul 18. 00. Saat lewat tenggat waktu tanpa digubris Israel, sejumlah roket ditembakkan ke Yerusalem, kali prima dalam bertahun-tahun terakhir.

Pertama Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Hamas sudah “kelewat batas” dan Israel membalasnya dengan serangan udara, membunuh tiga anggota Hamas.

Silih balas tembakan roket serta serangan udara kian memuncak menjadi bentrokan paling luar biasa antara dua pihak sejak perang tahun 2014.

About Author


Kenneth Sanders