Covid di India mencapai 332. 000 kasus sehari, pemerintah Indonesia hentikan pemberian visa bagi WNA dari India

covid-di-india-mencapai-332-000-kasus-sehari-pemerintah-indonesia-hentikan-pemberian-visa-bagi-wna-dari-india-19

Jackpot hari ini Result Sidney 2020 – 2021.

20 April 2021

Diperbarui 10 menit yang lalu

covid

Sumber gambar, European Pressphoto Agency

Pemerintah Indonesia memutuskan untuk menghentikan pemberian visa bagi warga negara asing (WNA) yang pernah tinggal atau mengunjungi wilayah India di dalam kurun waktu 14 keadaan terakhir guna mencegah penyaluran Covid-19.

Keputusan itu ditempuh ketika India mencatat kasus harian Covid-19 tertinggi di dunia, mencapai 332. 000, di sedang gelombang kedua yang menimbulkan fasiltias kesehatan kewalahan.

Sejauh ini, India mencatat peristiwa total melampaui 16 juta, kedua tertinggi di negeri dari Amerika Serikat secara total mendekati 32 juta. India juga mencatat nilai kematian harian tertinggi di dalam 24 jam ini secara lebih 2. 200 orang meninggal dunia. Adapun mutlak kematian mencapai 186. 920 orang.

Pengumuman pemberian visa kepada warga asing lantaran India dikemukakan Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers daring di Jakarta, Jumat (23/04).

“Pemerintah tentu mendorong beberapa situasi yang dilakukan khusus buat India tentu pemerintah mengingatkan bahwa peraturan Menkumham Bagian 26 tahun 2020 mengenai visa dan izin dinyatakan tertutup untuk kedatangan WNA dengan beberapa pengecualian, ” kata Airlangga sebagaimana dikutip kantor berita Antara.

Ditambahkannya, untuk WNI yang telah tinggal atau mengunjungi wilayah India ini dalam kurun periode 14 hari tetap diizinkan masuk dengan protokol kesehatan yang diperketat. Di antaranya, karantina di hotel khusus selama 14 hari & melakukan tes RT-PCR.

“WNI tersebut wajib dilakukan karantina selama 14 keadaan dilakukan di hotel khusus berbeda dengan hotel dengan lain. Kemudian lulus tes PCR dengan hasil minus maksimum 2x 24 tanda sebelum keberangkatan dan hari pertama kedatangan dan hari 14 paska karantina hendak kembali di PCR ulangan, ” jelas Menko Airlangga.

Lebih lanjut Menko Airlangga mengatakan pemerintah juga akan melalukan pengetatan akses masuk dari India ke Indonesia.

“Pengetatan aturan ini diberlakukan untuk seluruh moda transportasi darat, laut dan udara dan ketentuannya akan dilanjutkan dengan tulisan Edaran Dirjen Imigrasi Kumham dan juga dari institusi lain yang terkait, ” ujar Menko Airlangga.

Kebijakan penghentian pemberian visa tersebut mulai berlaku pada Minggu, 25 April 2021 dan peraturan ini sifatnya sementara dan akan langsung dikaji ulang.

Petugas kesehatan merawan pasien.

Sumber tulisan, European Pressphoto Agency

Barang apa latar belakang penghentian pemberian visa bagi WNA dibanding India?

Keputusan penghentian mas visa bagi WNA pokok India diambil setelah Kasubdit Karantina Kesehatan Ditjen P2P Kementerian Kesehatan, dr Benget Saragih, mengungkapkan bahwa penuh WNA dari India menyelundup ke Indonesia.

“Kemarin sudah banyak warga India menyelap ke Indonesia, banyak sekali, ” kata Benget dalam rapat bersama tim Satgas Covid-19 di Pekanbaru, Riau, di dalam Rabu (21/04), yang dipimpin langsung Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Gubernur Riau Syamsuar.

Pada catatannya, WNA asal India datang ke Indonesia meniti jalur udara. Mereka mendarat di Bandara Soekarno-Hatta & dilakukan karantina oleh Kemenkes.

“Kami hari ini telah lakukan pemantauan perketat, karena informasi ada eksodus. Jadi untuk di Soekarno-Hatta, saya telah minta mereka tempatkan satu hotel biar mudah mengawasi, ” kata Benget seperti dikutip Detik. com.

Patuh Benget, eksodus warga India terjadi setelah negaranya dihantam pandemi COVID-19. Mereka lalu ramai-ramai masuk ke Jakarta dan beberapa daerah asing.

“Sekarang India sedang tsunami COVID-19 dan mereka menyelundup ke Jakarta sekarang. Pada Samarinda sudah ada dengan positif, jadi kami tadi sudah bahas dengan pimpinan untuk diperketat, kita bakal tahu apakah ada varian baru, ” katanya.

“Mereka banyak masuk mempunyai Kitas (kartu izin tinggal terbatas) dan pakai visa. Itu mungkin yang menjadi tugas juga dari Imigrasi, ” kata Bengat.

Kepala BNPB sekaligus Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo langsung merespons laporan tersebut. Ia menodong Ditjen Imigrasi dan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) bertindak cepat.

“Saya baru terang nih ada WNA mampu masuk ke Indonesia. Tersebut informasi penting, tolong didalami, karena kita ini masih melakukan pelarangan WNA masuk, kecuali kalau dia memiliki Kitas, di luar tersebut tidak boleh, ” bahana Doni.

“Dirjen Imigrasi dan Kemlu, tolong jangan sampai kita membiarkan kedatangan WNA. Satu sisi mudik tidak boleh, tapi ada WNA yang difasilitasi, ” tambahan Doni.

Apa yang terjadi rumah sakit rumah rendah India?

Buat memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba pada mesin pencari lain

India kewalahan menangani total kasus yang meningkat garang.

Pasokan oksigen merupakan lupa satu masalah besar, dengan sejumlah rumah sakit di ibu kota Delhi, kehabisan oksigen pada Kamis (22/04), menurut wakil menteri kepala, Manish Sisodia.

Karantina erat sepekan

A doctor and a nurse wearing Personal Protective Equipment (PPE) suits look after a COVID-19 coronavirus patient at the Intensive Care Unit of the Sharda Hospital, in Greater Noida. -

Sumber gambar, Getty Images

Pekan ini, pokok kota India, Delhi, mengesahkan karantina selama sepekan ke depan.

Kantor pemerintah serta layanan penting, seperti panti sakit, apotek, dan toko grosir, dibuka selama karantina, yang dimulai pada Senin (19/04) malam.

Kota itu telah memberlakukan jam suangi pada akhir pekan, tetapi lonjakan kasus harian sempurna terjadi pada hari Minggu (18/04), dengan 24. 462 kasus.

India kini dilanda gelombang kedua Covid-19 yang mematikan sejak awal April.

Kepala Menteri Delhi Arvind Kejriwal mengatakan kota itu hampir kehabisan tempat tidur di unit perawatan saksama rumah sakit (ICU) & pasokan oksigen tidak mencukupi.

“Saya selalu menentang karantina, tetapi yang ini akan membantu kami menambah jumlah peraduan rumah sakit pada Delhi, ” katanya di dalam konferensi pers virtual di dalam hari Senin.

Dia pula mengimbau para pekerja migran yang ada di ibu kota untuk tidak lari, seperti pada karantina nasional tahun lalu yang memproduksi jutaan dari mereka kembali ke kampung halaman sesudah mendapati diri mereka menganggur dan kehabisan uang.

“Ini adalah keputusan yang suram untuk diambil, tetapi saya tidak punya pilihan lain, ” kata Kejriwal.

“Saya tahu ketika karantina diumumkan, pekerja berupah harian menderita dan kehilangan pekerjaan mereka. Tapi saya mengimbau mereka untuk tidak mencuaikan Delhi. Ini adalah karantina singkat dan kami akan menjaga Anda. ”

Multiple burning pyres of patients who died of the Covid-19 coronavirus infections at a crematorium on 17 April 2021 in Delhi, India

Sumber gambar, Getty Images

Pancaka di daerah itu selalu kewalahan, lapor wartawan BBC Rajini Vaidyanathan di Delhi.

Gambar-gambar menyedihkan membuktikan mayat dibakar di trotoar, di luar salah utama pinggiran ibu kota.

Mulia dari tiga orang dalam Delhi dinyatakan positif.

Presentational grey line

Aturan karantina :

  • Tempat keagamaan diperbolehkan untuk dibuka, tetapi tidak dapat menyambut pengunjung
  • Cuma 50 orang yang diizinkan di pesta pernikahan dan maksimal 20 orang di pemakaman
  • Sentral perbelanjaan, bioskop, restoran, taman umum, gym, dan spa akan tetap ditutup semasa karantina
  • Seluruh pertemuan sosial, politik & agama dilarang
  • Acara olahraga tanpa penonton diperbolehkan
  • Pemindahan umum seperti bus & metro akan berfungsi dengan kapasitas tempat duduk hingga 50%
  • Anak yang hadir untuk teguran dengan dokumen yang tentu akan diizinkan melakukan perjalanan
  • Makanan dengan dikirim rumah dan makanan dibawa pulang yang dibuat oleh restoran diperbolehkan
  • Orang yang berjalan untuk vaksinasi atau pengetesan Covid-19 diizinkan jika mereka memiliki dokumen yang sah

Presentational grey line

kasus di India.

Presentational white space

Selagi dilanda gelombang baru virus corona yang parah, pemerintah India mencanangkan bahwa setiap penduduk masa, akan mendapatkan vaksin tiba awal bulan depan.

“Dalam pertemuan yang dipimpin oleh [Perdana Menteri] Narendra Modi, keputusan penting dengan mengizinkan vaksinasi untuk seluruh orang yang berusia pada atas 18 tahun mulai 1 Mei telah diambil, ” tulis Kementerian Kesehatan dalam sebuah pernyataan yang dikutip oleh kantor informasi AFP.

India telah melaporkan lebih dari 200. 000 kasus setiap hari sejak 15 April – melewati puncaknya tahun lalu, ketika rata-rata mencapai 93. 000 urusan per hari.

Imbas dibanding gelombang kedua Covid-19 di India, pada Senin (19/04) Perdana Menteri Inggris Boris Johnson membatalkan perjalanan dengan direncanakan ke negara itu.

Untuk menyesatkan video ini, aktifkan JavaScript atau coba di instrumen pencari lain

Majikan kedua negara dijadwalkan mau berbicara pada akhir bulan ini untuk “meluncurkan rencana ambisius untuk kemitradaan masa depan, ” kata suatu pernyataan.

Menteri Kesehatan tubuh Inggris Matt Hancock juga mengumumkan pada Senin burit bahwa India telah dimasukkan dalam daftar merah perjalanan negara itu, yang berarti orang-orang yang telah berada di India dalam 10 hari terakhir dilarang memasuki Inggris.

Mantan Perdana Menteri India Manmohan Singh dirawat di rumah sakit setelah dinyatakan positif terkena virus, laporan media India.

People line up to get tested for Covid-19 during a special testing camp at Chacha Nehru hospital in Geeta colony, on April 16, 2021 in New Delhi, India.

Sumber gambar, Getty Images

Maharashtra, yang beribu kota pada pusat finansial Mumbai, tetap menjadi negara bagian dengan paling parah terkena dampak, terhitung hampir sepertiga sejak sekitar 1, 9 kejadian aktif di India.

Tapi Delhi menjadi kota yang paling parah tersentuh dampak, dengan mencatat bertambah banyak kasus harian ketimbang Mumbai dalam beberapa hari terakhir.

Rumah sakit sedang berjuang untuk membantu pasien positif Covid di Delhi dan kota-kota asing, yang terkena dampak berat seperti Mumbai, Lucknow, dan Ahmedabad.

Beberapa negara bagian telah melaporkan cacat tempat tidur di barak Covid dan ICU.

Bahkan hasil tes ditunda karena banyaknya permintaan, yang menurut dokter, menyebabkan orang tidak didiagnosis dan dirawat pas waktu.

A boy playing cricket in the closed market at Sadar Bazar wholesale market during the weekend lockdown imposed by the State government to curb again spike of coronavirus (Covid-19) cases

Sumber gambar, Getty Images

Para ahli mengucapkan pemerintah India mengabaikan keterangan gelombang kedua dan tidak berbuat banyak untuk mencegahnya atau bahkan menahannya.

Mereka merujuk pada perlombaan kriket yang dihadiri oleh kerumunan orang yang minus mengenakan masker, pawai politik besar-besaran yang tampaknya membelakangi aturan dasar keselamatan Covid, dan festival Hindu besar di mana jutaan orang berkumpul di tepi kali Gangga pada awal bulan ini.

Didukung oleh penurunan tajam dalam jumlah kejadian dan dimulainya program vaksinasi, India memulai tahun ini dengan apa yang tampak sebagai kondisi normal.

Namun keadaan segera berubah menjelma lebih buruk ketika orang-orang mulai lebih sering membuang rumah, lebih sedikit menggunakan masker dan bersosialisasi di dalam kelompok yang lebih mulia.

Masuknya varian & kelambatan dalam upaya vaksinasi hanya meningkatkan infeksi lebih lanjut, kata para ahli.

Dalam beberapa pekan, India melesat ke puncak daftar negara dengan kasus Covid terbanyak dunia, mencatat bertambah banyak kasus setiap keadaan daripada negara lain.

About Author


Kenneth Sanders