Hawa pegiat HAM Pakistan ditemukan mati di Kanada, apa saja dengan tengah diperjuangkannya?

Hawa pegiat HAM Pakistan ditemukan mati di Kanada, apa saja dengan tengah diperjuangkannya?

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

26 Desember 2020, 16: 34 WIB

perempuan, pegiat HAM, Pakistan, Karima Baloch

Jasad seorang pencari suaka politik asal Pakistan ditemukan di dekat Central Island, Toronto, Kanada pada hari Senin (21/12).

Sebelumnya pada hari Minggu, polisi Toronto mengumumkan aktivis kebijakan Karima Baloch, mantan kepala sistem mahasiswa di Pakistan, telah hilang.

Dalam Senin dini hari, polisi mengkonfirmasi bahwa jenazah Karima telah diidentifikasi dan belakangan mengatakan bahwa Karima ditemukan dalam keadaan tewas.

Polisi berceloteh bahwa “tidak diyakini ada kejadian yang mencurigakan”.

Bagaimana Karima menghilang?

Kakak perempuan Karima memberi cakap BBC Urdu bahwa kematian Karima menjadi kejutan besar bagi tim dan teman-temannya, serta bagi mereka yang berjuang untuk hak-hak Balochistan.

Bekas anggota organisasi mahasiswa dan partner politik serta teman Karima, Latif Johar mengatakan kepada BBC kalau pada hari Minggu sore, Karima berkata ia ingin jalan-jalan.

Ketika ia belum pulang dan tidak mampu ditemukan pada malam harinya, keluarganya menghubungi polisi. Mereka menemukan surat perjalanan untuk trem yang membuktikan lokasi terakhirnya di Central Island.

Tubuhnya ditemukan di dekat pulau itu.

Karima berasal dari Provinsi Balochistan yang kaya sumber daya namun bergejolak di Pakistan. Wilayah itu telah berjuang selama satu dekade buat memisahkan diri dari Pakistan.

Angkatan bersenjata Pakistan dituduh menekan perjuangan melalui kekerasan, tuduhan yang mereka bantah.

Sebagai mantan ketua Organisasi Mahasiswa Balochistan (BSO) dan seorang aktivis yang vokal menuntut kemerdekaan dari Pakistan, kematian Karima menimbulkan kegemparan di kalangan politik dan nasionalis di semesta Pakistan.

Siapakah Karima Baloch?

perempuan, pegiat HAM, Pakistan, Karima Baloch

Pada tahun 2005, seorang gadis berada di garis depan unjuk rasa yang menuntut pengembalian karakter hilang.

Hanya orang-orang yang ikut muncul rasa itu yang mengenal Karima Baloch. Saat itu ia memegang erat foto salah satu trah dekatnya, Gohram, yang hilang.

Berasal dibanding sebuah keluarga di Ketch, barat daya Balochistan, orang tua Karima tidak pegiat politik namun dua pamannya adalah anggota gerakan politik dalam provinsi tersebut.

Selama bertahun-tahun, banyak kerabatnya “hilang” dan akhirnya ditemukan tewas. Sekarang hal yang serupa terjadi pada Karima.

“Kami masih sulit menerimanya, ” kata saudara perempuan Karima, Mahganj Baloch, kepada BBC.

Sejak unjuk menikmati pada tahun 2005 itu, Karima terus naik pangkat di BSO.

Pada tahun 2008, setelah pengantara presiden senior BSO, Zakir Majeed, dihilangkan secara paksa, Karima terbatas sebagai wakil presiden junior.

perempuan, pegiat HAM, Pakistan, Karima Baloch

Pemerintah Pakistan melarang organisasi mahasiswa, BSO, pada Maret 2013, atas tuduhan menerima dana ganjil untuk membuat kerusuhan di Pakistan.

Walaupun dilarang, Karima tetap menyebarkan perintah organisasi mahasiswa itu kepada penuh pengikutnya.

Belakangan, setelah salah satu anggotanya Zahid Baloch dihilangkan secara paksa, Karima terpilih sebagai ketua organisasi mahasiswa itu.

Ini pertama kalinya seorang perempuan dipilih sebagai ketua dalam cerita organisasi yang telah berdiri kira-kira 70 tahun itu.

Pada akhir tahun 2015, komite mahasiswa memutuskan akan lebih baik jika Karima alih ke luar negeri karena semakin sulit baginya untuk secara terbuka menjalankan tugasnya.

Ia melanjutkan aktivitas politiknya dan akhirnya mencari suaka dalam Kanada, tempat ia belajar ekonomi di Universitas Toronto.

Ini adalah zaman yang sulit untuk mengelola organisasi karena banyak anggotanya yang sudah hilang, diculik, atau ditemukan tewas.

BBC 100 Women

Pada 2016, Karima Baloch masuk dalam daftar tahunan BBC 100 Women, ajang penghargaan bagi para perempuan inspiratif dan besar atas pencapaiannya sebagai aktivis.

Ia mengatakan terima kasih kepada BBC tempat kehormatan tersebut, dan mengirim twit yang berbunyi, “Saya berbagi penghargaan ini dengan para perempuan inspiratif yang tak terhitung jumlahnya di memperjuangkan kemerdekaan Balochistan. Jangan pernah menyerah. ”

perempuan, pegiat HAM, Pakistan, Karima Baloch

Muda Karima, Mahganj, mengatakan kepada BBC bahwa selama Karima berada di luar negeri, pamannya, Noor Ahmed Baloch, hilang.

Mayatnya ditemukan di Januari 2018.

Mahganj mengklaim bahwa selama pamannya hilang, keluarganya dikirimi pesan yang meminta Karima mengakhiri kesibukan memperjuangkan kemerdekaan Balochistan atau pamannya akan dibunuh.

Tapi Mahganj berceloteh Karima menolak.

Karima mengakhiri masa jabatannya sebagai ketua BSO pada tahun 2018.

Ia menikah dengan seorang pekerja politik di Kanada, Hammal, dan terus mengangkat isu-isu terpaut dengan Balochistan di berbagai konvensi dan seminar.

‘Saya tidak mencari perlindungan untuk melindungi nyawa saya’

Dalam wawancara dengan BBC pada Januari 2016 dari Toronto, Karima berkata kalau aksi protesnya menentang “penghilangan menekan dan operasi negara” di desa airnya.

“Saya tahu bahwa apa dengan terjadi pada rekan-rekan saya di rumah bisa terjadi pada kami juga, ” katanya.

“Saya tak mencari suaka untuk melindungi menewaskan saya. Saya di sini untuk memberi tahu dunia tentang situasi saat ini di Balochistan. Untuk memberi tahu mereka apa dengan terjadi pada kami di negara asal kami. Saya percaya tersebut adalah tanggung jawab saya. ”

“Saya belum meninggalkan Balochistan. Ia selalu bersama saya. Keputusan untuk kembali ke Balochistan kapan pun hamba mau adalah milik saya. Saya tidak akan membiarkan Pakistan menghasilkan keputusan itu untuk saya, ” imbuhnya.

Secara khusus, dia mengkritik jadwal kolaborasi dalam usaha ekonomi dengan China.

“Koridor Ekonomi China-Pakistan yang pusat berlangsung dirancang untuk menipu orang-orang Balochistan, ” ujarnya.

“Mereka dengan berasal dari sana diminta untuk pindah atau dibuat tidak makmur sehingga mereka pergi atas target mereka sendiri. Proyek ini mau mengubah demografi Balochistan. ”

Tuntutan untuk investigasi

Keluarga Karima saat ini tak memberikan komentar kepada publik. Cuma saudara perempuannya yang berbicara dengan BBC.

Tetapi organisasi hak asasi bani adam, termasuk Amnesty International, dan rekan-rekan Karima di seluruh dunia menuntut penyelidikan menyeluruh atas kasus itu.

Pakar bicara Partai Republik Baloch, Sher Muhammad Bugti, menulis di Twitter, “Kematian mendadak Karima Baloch ialah hal yang traumatis. Adalah tugas Pemerintah Kanada untuk menyelidiki kejadian ini dan memberi tahu keluarganya dan negara Baloch tentang semua fakta.

Awal tahun ini, pencari perlindungan lainnya dari Balochistan, jurnalis Sajid Hussain Baloch, hilang dan keputusannya ditemukan dalam keadaan tewas pada Swedia.

Polisi Swedia mengatakan tidak terlihat “kesalahan yang tampak” dalam informasi otopsi awal dan kemudian menjumpai penyebab kematian adalah tenggelam.

Kasusnya sekarang sudah ditutup.

Karima dan Sajid memiliki hubungan saudara.

Laporan bunga oleh Saher Baloch, BBC Islamabad

About Author


Kenneth Sanders