Myanmar: Militer ambil alih kekuasaan, iklim darurat diberlakukan, ‘warga dilarang keluar rumah, antrean panjang di toko sembako’

myanmar-militer-ambil-alih-kekuasaan-kondisi-darurat-diberlakukan-warga-dilarang-keluar-rumah-antrean-panjang-di-toko-sembako-28

Jackpot hari ini Result SGP 2020 – 2021.

1 Februari 2021

Diperbarui sejam yang lulus

Myanmar

Militer Myanmar telah mengambil alih kekuasaan dan mengesahkan kondisi darurat, Senin (01/02),   setelah  melakukan penahanan terhadap sebesar pemimpin politik Myanmar, termasuk  Aung San Suu Kyi, pemimpin kelompok Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD).  

Rekaman video yang disiarkan televisi militer mengumumkan bahwa kejadian darurat akan berlaku selama satu tahun.

Disebutkan pula bahwa kekuasaan sudah diserahkan kepada panglima tertinggi militer Myanmar, Jenderal Senior Min Aung Hlaing.

Dalam pernyataan terbarunya, penguasa militer Myanmar menyatakan mereka mau mereformasi Komisi Pemilihan Umum dan memeriksa daftar pemilih.

Seperti dikutip dari laman resmi militer, mereka mengklaim akan menggelar pemilu dan menyerahkan kekuasaan pada golongan pemenang.  

Myanmar

Militer Myanmar mengatakan penahanan terhadap sejumlah pemimpin politik Myanmar untuk merespons kecurangan pemilu.

Sebelumnya, Aung San Suu Kyi, pemimpin partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) dengan memerintah Myanmar, telah ditangkap sebab militer, kata juru bicara kelompok tersebut.

Short presentational grey line

‘Warga tahu panik, antrean panjang di depan bank dan supermarket’

Rina , warga Nusantara tinggal di pinggiran kota Yangon, Myanmar

Sejak Senin (01/02) pagi, warga berduyun-duyun memadati anjungan tunai mandiri (ATM), supermarket, dan gardu sembako.

Saya bicara dengan dengan beberapa orang yang juga antre di aliran bank. Mereka mengatakan, ‘kami betul tidak bahagia pagi ini kenapa sampai terjadi seperti ini. ‘

Tadi pagi saya sempat keluar buat tarik uang dari ATM. Walau di jalan-jalan terlihat cukup sepi, antrean panjang sekali.

Supermarket, & juga apotek dan juga warung-warung kecil yang jual beras serta minyak itu semua antrenya lama sekali.

Myanmar

Warga nampaknya mengalami kepanikan untuk membeli barang-barang ( panic buying ), karena kekhawatiran jalan-jalan hendak ditutup.

Di wilayah tempat saya tinggal, belum terlihat ada penghimpunan tentara di jalan-jalan. Namun, hamba tidak tahu situasinya di was-was kota.

Jalan dari kota menuju bandara Yangon International Airport sudah ditutup sejak pukul delapan pagi. Aku kebetulan tinggal di dekat bandara.

Myanmar

TV dan Radio sudah dipadamkan. Internet lewat operator sudah tidak bisa digunakan. Hamba hanya bisa mengakses internet dari jaringan wilayah lokal nirkabel (wifi) rumah, dan tidak tahu sampai kapan internetnya bisa diakses.

Seluruh masyarakat saat ini diperintahkan untuk tidak beraktivitas di luar rumah.

Pihak NLD sudah mengeluarkan pernyataan yang meminta warga untuk tetap tenang, & mereka akan mencoba negosisasi.

( Seperti dituturkan kepada wartawan BBC News Indonesia, Muhammad Irham, melalui sambungan aplikasi telepon Whatsapp, Senin, sekitar pukul 12. 00 WIB ).

Short presentational grey line

Apa reaksi China, AS serta Australia?

Pemerintah China meminta semua pihak di Myanmar agar “menyelesaikan perbedaan mereka” setelah militer merebut kekuasaan dan menahan Aung San Suu Kyi.

“China adalah tetangga dengan bersahabat bagi Myanmar dan berharap berbagai pihak di Myanmar bakal menyelesaikan perbedaan mereka dengan langsung di bawah kerangka konstitusi & hukum untuk melindungi stabilitas politik dan sosial, ” kata pakar bicara Kementerian Luar Negeri China, Wang Wenbin, dalam jumpa pers.

Tengah, Australia menuntut militer Myanmar agar segera membebaskan Aung San Suu Kyi dan para pemimpin lainnya.

Mereka memperingatkan bahwa militer “sekali lagi berusaha untuk merebut kendali” negeri itu.

Myanmar

“Kami menganjurkan kepada militer untuk menghormati peraturan hukum, untuk menyelesaikan perselisihan menggunakan mekanisme yang sah, ” prawacana Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne dalam sebuah pernyataan, semacam dikutip dari kantor berita AFP.

“Dan untuk cepat membebaskan semua pemimpin sipil dan lainnya yang telah ditahan secara tidak sah, ” tambahnya.

Sementara, mengambil dari kantor berita Reuters, Amerika Serikat menyatakan menolak setiap cara untuk mengubah hasil pemilihan terbaru atau mengubah transisi demokratis Myanmar.

“AS menentang segala upaya untuk mengubah hasil pemilihan umum baru-baru ini atau menghalangi transisi demokrasi Myanmar, dan akan mengambil tindakan terhadap mereka yang bertanggung jawab kalau tidak menghentikan apa yang mereka lakukan, ” kata juru kata Gedung Putih Jen Psaki dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa Pemimpin AS Joe Biden telah diberi pengarahan.

Short presentational grey line

‘Myanmar beruang di jalur berbahaya’

Analysis box by Jonathan Head, BBC News

Jadi, ini sudah resmi, tentara Myanmar telah mengkonfrimasi bahwa itu telah melakukan kudeta, perlawanan prima mereka terhadap pemerintahan sipil semenjak 1962, dan ini jelas-jelas menyalahi konstitusi yang telah dijanjikan itu untuk menghormatinya, Sabtu kemarin.

Berbagai keluhan yang memicu ketegangan antara tentara dan pemerintah sudah cukup diketahui. Partai yang mendukung militer, USDP, tampil buruk dalam pemilu November 2020 silam, sedangkan NLD tampil lebih baik dibanding pemilu 2015 lalu.

Momen pengambilalihan kekuasaan ini serupa mudah dijelaskan. Pekan ini merupakan acara sidang pertama parlemen semenjak pemilu bergulir, yang akan meluluskan hasil pemilu untuk menyetujui tadbir berikutnya. Tapi, itu tidak hendak terjadi.

Tapi rencana strategi jangka panjang pihak militer itu yang sulit dipahami. Apa rencana mereka tarikh ini ketika melapangkan jalan mereka sendiri untuk mengambil alih pemerintahan?

Ini akan memicu kemarahan jemaah atas pengambilalihan pemerintahan setelah buatan pemilu yang diikuti 70% pemilih di tengah pandemi telah memenangkan Aung San Suu Kyi.

Terkenal berpenat-penat kepala, Suu Kyi tidak barangkali bekerja sama dengan todongan beceng di kepalanya.

Sekutunya, Presiden Win Myint, adalah satu-satunya orang yang diberi wewenang berdasarkan konstitusi buat memberlakukan keadaan darurat. Dia sudah ditahan bersamanya.

Saat ini, tindakan militer terlihat sembrono, dan telah menempatkan Myanmar pada jalur yang berbahaya.

Short presentational grey line

Bagaimana sikap sah Indonesia?

Pemerintah Indonesia menyatakan kesedihan terhadap perkembangan politik di Myanmar.

Melalui laman Kementerian Luar Negeri, Indonesia mengimbau agar Myanmar penggunaan prinsip-prinsip yang terkandung dalam Prasasti ASEAN, “di antaranya komitmen di dalam hukum, kepemerintahan yang baik, prinsip-prinsip demokrasi dan pemerintahan yang konstitusional. ”

Myanmar

Di sisi lain, pemerintah Nusantara juga menggarisbawahi “perselisihan-perselisihan terkait hasil pemilihan umum kiranya dapat diselesaikan dengan mekanisme hukum yang tersedia”.

Kemenlu Indonesia juga “mendesak semua bagian di Myanmar menahan diri serta mengedepankan pendekatan dialog dalam mereka keluar dari berbagai tantangan dan permasalahan yang ada sehingga status tidak semakin memburuk. ”

‘Kami ingin mereka bertindak sesuai hukum’

Penangkapan itu terjadi di tengah ketegangan jarang pemerintah sipil dan militer, yang memicu kekhawatiran akan adanya kudeta.

Myanmar

Dalam pemilu di dalam November tahun lalu, NLD memimpin cukup kursi di parlemen buat membentuk pemerintahan, namun militer memandang pemungutan suara itu curang.

Militer sudah meminta pemerintah untuk menunda wasit parlemen, yang akan berlangsung dalam hari Senin (01/02).

Juru bicara NLD, Myo Nyunt mengatakan kepada pejabat berita Reuters via sambungan telepon kalau Suu Kyi, Presiden Win Myint dan para pemimpin lainnya telah “dibawa” pada Senin (01/02) dini hari.

“Saya ingin memberitahu orang-orang kami buat tidak menanggapi dengan gegabah dan saya ingin mereka bertindak serasi dengan hukum, ” ujarnya, seraya menambahkan bahwa ia juga diperkirakan akan ditahan.

Pendukung militer di Myanmar

Merespon aksi penahanan para pemimpin politik Myanmar, Australia menuntut tentara Myanmar segera membebaskan Aung San Suu Kyi dan para pemimpin yang lain, memperingatkan bahwa militer “sekali lagi berusaha untuk merebut kendali” negeri itu.

“Kami menyerukan kepada militer untuk menghormati aturan hukum, untuk menyelesaikan perselisihan melalui mekanisme yang terang dan untuk segera membebaskan seluruh pemimpin sipil dan lainnya dengan telah ditahan secara tidak lulus, ” kata Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari dewan berita AFP.

Tengah, mengutip dari kantor berita Reuters, Amerika Serikat menyatakan menolak di setiap upaya untuk mengubah hasil pemilihan terbaru atau mengubah transisi demokratis Myanmar.

Min Aung Hlaing

“Amerika Serikat menentang segala upaya untuk mengubah hasilpemilihan umum baru-baru itu atau menghalangi transisi demokrasi Myanmar, dan akan mengambil tindakan kepada mereka yang bertanggung jawab bila tidak menghentikan apa yang itu lakukan, ” kata juru bicara Gedung Putih Jen Psaki pada sebuah pernyataan, menambahkan bahwa Presiden AS Joe Biden telah diberi pengarahan

Apa yang terjadi di Myanmar?

Saluran telepon dan koneksi internet terganggu di kota-kota besar Myanmar, sedangkan media pemerintah Myanmar, MRTV , mengalami masalah teknis dan tidak dapat melaksanakan penyiaran.

“Karena kesulitan komunikasi saat ini, kami dengan hormat ingin meluluskan tahu Anda bahwa program reguler MRTV dan Radio Myanmar tak dapat disiarkan, ” kata Radio dan Televisi Myanmar dalam sebuah unggahan di halaman Facebook-nya.

Militer juga mendatangi rumah sejumlah menteri utama di beberapa daerah dan mendatangkan mereka pergi, kata anggota suku.

Juru BBC Asia Tenggara, Jonathan Head, mengatakan ada banyak tentara dalam jalan-jalan ibu kota, Naypyitaw, dan kota utama, Yangon.

Polisi berjaga-jaga di dekat gedung parlemen di Naypiydaw, Jumat (29/01).

Ia menggambarkan apa yang terjadi di Myanmar terlihat seperti kudeta skala penuh, meskipun minggu awut-awutan militer berjanji untuk mematuhi konstitusi yang dirancangnya lebih dari satu dekade lalu.

Konstitusi itu memang meluluskan wewenang untuk mengumumkan keadaan kritis, tetapi menahan para pemimpin politik seperti Suu Kyi adalah jalan yang provokatif dan sangat berisiko, yang mungkin akan ditentang membanting, kata Jonathan Head.

Pada hari Sabtu (30/01), angkatan bersenjata Myanmar beriktikad untuk mematuhi konstitusi karena kekhawatiran yang meningkat bahwa mereka bersiap untuk melakukan kudeta.

Jendral Min Aung Hlaing orang paling kuat di Myanmar.

Apa yang terjadi dalam pemilu?

NLD memenangkan 83% kursi parlemen dalam pemilu yang digelar 8 November 2020 dalam apa yang disebut sebagai referendum atas pemerintahan biasa Suu Kyi.

Itu merupakan pemilu kedua sejak berakhirnya kekuasaan militer di 2011.

Namun militer menolak hasil pemilu tersebut, dan mengajukan gugatan ke Mahkamah Agung terhadap presiden dan ketua komisi pemilihan.

Ketakutan akan kudeta meningkat setelah militer baru-baru tersebut mengancam akan “mengambil tindakan” untuk dugaan kecurangan pemilu. Namun KPU membantah tuduhan tersebut.

Pendukung militer di Myanmar

Siapakah Aung San Suu Kyi?

Aung San Suu Kyi adalah putri pahlawan kemerdekaan Myanmar, Jenderal Aung San. Ayahnya tewas dibunuh ketika Suu kyi berusia dua tarikh, tepat sebelum Myanmar memperoleh kebebasan dari Inggris pada tahun 1948.

Suu Kyi pernah dianggap sebagai tanda hak asasi manusia – seorang aktivis berprinsip yang menyerahkan kebebasannya untuk menantang jenderal militer yang kejam yang memerintah Myanmar selama beberapa dekade.

Pada tahun 1991, ia dianugerahi penghargaan Nobel Perdamaian, masa masih dalam tahanan rumah, dan dielu-elukan sebagai “contoh luar berpunya dari kekuatan yang tak berdaya”.

Suu Kyi menghabiskan hampir 15 tahun di tahanan antara tahun 1989 dan 2010.

Aung San Suu Kyi, seen here at a coronavirus vaccination clinic in January, Naypyitaw, Myanmar

Pada November 2015, dia memimpin partai NLD meraih kemenangan telak dalam pemilihan umum pertama Myanmar yang diperebutkan secara terbuka selama 25 tahun.

Konstitusi Myanmar melarangnya menjadi pemimpin karena ia memiliki anak yang merupakan warga negara asing. Tapi Suu Kyi, yang kini berumur 75 tahun, secara luas dipandang sebagai pemimpin de facto.

Namun, semenjak menjadi penasihat negara Myanmar, kepemimpinannya ditentukan oleh perlakuan terhadap etnis minoritas Rohingya yang sebagian besar beragama Muslim di negara itu.

Dalam 2017, ratusan ribu etnis Rohingya melarikan diri ke negara tetangga Bangladesh karena tindakan represi militer yang dipicu oleh serangan menutup di kantor polisi di negeri bagian Rakhine.

Myanmar"s National League for Democracy (NLD) chairperson Aung San Suu Kyi (C) leaving after the new lower house parliamentary session in Naypyidaw

Bekas pendukung Suu Kyi di medan internasional menuduhnya menutup mata terkait pemerkosaan, pembunuhan, dan kemungkinan pembunuhan yang yang dialami etnis Rohingya. Sebab, Suu Kyi menolak menyumpahi militer atas tindakan mereka atau mengakui laporan kekejaman terhadap etnis itu.

Beberapa orang awalnya berpendapat kalau ia adalah seorang politikus efisien, mencoba untuk memerintah negara multi-etnis dengan sejarah yang kompleks.

Namun pembelaan pribadinya atas tindakan tentara di sidang Mahkamah Internasional pada tarikh 2019 di Den Haag dipandang sebagai titik balik yang menghapuskan sedikit yang tersisa dari reputasi internasionalnya.

Di negaranya sendiri, bagaimanapun, “Nyonya”, begitu Suu Kyi dikenal, langgeng sangat populer di antara kebanyakan umat Buddha yang memiliki kurang simpati untuk etnis Rohingya.

Informasi ini akan terus diperbarui.

About Author


Kenneth Sanders