Palestina-Israel saling serang: Keadaan penting atas kota di Israel setelah timbul kerusuhan, PBB peringatkan ancaman ‘perang berskala penuh’

palestina-israel-saling-serang-keadaan-darurat-atas-kota-di-israel-setelah-timbul-kerusuhan-pbb-peringatkan-ancaman-perang-berskala-penuh-24

Promo menarik pada undian Data SGP 2020 – 2021.

12 Mei 2021, 11: 23 WIB

Diperbarui 2 jam yang lalu

Untuk menyesatkan video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

Israel mencanangkan keadaan perlu di pusat kota Lod setelah muncul kerusuhan lantaran warga Arab Israel, dalam tengah makin panasnya permusuhan antara pasukan Israel secara kelompok Palestina.

Sebanyak mobil terbakar dan tersedia ayah dan anak kacau yang dua-duanya warga Arab Israel – tewas saat sebuah roket yang ditembakkan dari Gaza mengenai mobil mereka.

Kelompok Palestina terus menembakkan roket-roket ke wilayah Israel. Sebaliknya, Israel melancarkan serangan udara besar-besaran ke Gaza.

Hingga Rabu (12/05) siang sedikitnya 40 orang tewas akibat genting terparah di Timur Sedang dalam beberapa tahun belakang itu.

Israel, Palestina

Sumber gambar, Getty Images

Palestina, Israel

Sumber gambar, Getty Images

Kekerasan berdarah di Timur Tengah terus berlangsung masa militer Israel dan ikatan Palestina masih saling memuntahkan amunisi pada Rabu pagi buta (12/05), sedangkan utusan khusus PBB Tor Wennesland memperingatkan kedua pihak yang berselisih bahwa mereka sedang menuju ke “perang berskala penuh”.

Militan Palestina sebelumnya menyebut telah menembakkan 130 rudal ke kota Tel Aviv di Israel, Selasa (11/05) waktu setempat, tak lama setelah pesawat menyerang Israel menghancurkan sebuah kondominium di Gaza.

Bangunan 13 lantai itu diserang Israel satu setengah jam sesudah penghuni dan warga dalam sekitarnya diultimatum untuk mengungsi, begitu menurut kantor berita Reuters.

Pertikaian yang kini terjadi merupakan yang terburuk dalam beberapa tahun terakhir dan terus memakan objek jiwa.

Sedikitnya 35 warga Palestina di Kolom Gaza, begitu juga lima orang di Israel, mati ungkap kantor berita AFP .

Di Gaza yang dikuasai kelompok Hamas, 12 anak-anak dan seorang perempuan termasuk korban yang meninggal sejak pengeboman Israel Senin malam.

Gaza, Palestina, Israel

Sumber gambar, AFP via Getty Images

Lalu 230 orang luka-luka setelah pukulan udara Israel, banyak dengan diselamatkan dari reruntuhan bangunan.

Komunitas internasional mendesak kedua pihak mengakhiri bentrokan yang terjadi usai kerusuhan selama beberapa hari di Yerusalem.

Seruan serupa pula dilontarkan oleh utusan istimewa PBB untuk perdamaian dalam Timur Tengah, Tor Wennesland. “Hentikan segera penembakan. Kita sedang mengarah ke konflik berskala penuh. Pimpinan kedua pihak harus mengambil tanggungjawab untuk meredakan kekerasan, ” demikian cuitnya di Twitter.

“Dampak perang di Gaza sangat menghancurkan dan sedang dibayar mahal oleh warga-warga biasa. PBB tengah main dengan semua pihak buat mengembalikan ketenangan. Hentikan kekerasan sekarang juga, ” lanjut Wennesland seperti yang dikabarkan Reuters .

Gaza, Palestina, Israel

Sumber gambar, AFP via Getty Images

Hamas, kawanan yang mengontrol Gaza, menyatakan aksi mereka adalah pledoi atas “agresi dan terorisme” Israel.

Hamas, salah satunya, merujuk bentrok warga sipil Palestina dengan polisi Israel di masjid al-Aqsa dengan menyebabkan ratusan orang terluka.

Namun tembakan roket ke Tel Aviv, menurut Pertama Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, adalah perbuatan yang melewati batas.

Dia menyebut tersebut tembakan roket pertama ke Yerusalem dalam beberapa tahun terakhir.

Aksi saling melayani kekerasan di Yerusalem yang terjadi belakangan merupakan yang terburuk sejak tahun 2017.

Rangkaian peristiwa itu pecah seiring meningkatnya kemurkaan warga Palestina menghadapi kerawanan penggusuran dari rumah itu di Yerusalem Timur.

Medan itu diduduki oleh pemukim Yahudi.

Selama sebulan terakhir, pengunjuk rasa Palestina berhadapan dengan polisi Israel di bagian kota Yerusalem yang mayoritas penduduknya famili Arab.

A damaged bus in Holon, 11 May

Sumber gambar, EPA

Bagaimana kondisi terkini?

Rekaman video memperlihatkan roket melaju di langit Tel Aviv malam kemarin. Beberapa masa kemudian, roket itu meledak karena dihantam rudal pencegat milik Israel.

Salah utama korban roket itu, klaim pejabat Israel, adalah seorang perempuan berusia 50 tahun di kawasan Rishon LeZion, dekat Tel Aviv.

Di kawasan pinggiran Tel Aviv, Holon, sebuah berpandu menghantam bus kosong, menurut juru bicara kepolisian Israel, Mickey Rosenfeld, kepada biro berita AFP.

Palestina, Israel

Sumber gambar, Getty Images/Anadolu Agency

Di Tel Aviv, sekelompok pejalan kaki berlindung dan warga lokal lainnya keluar dari restoran untuk tengkurap di trotoar saat sirene dibunyikan.

Bandara di Tel Aviv, Ben Gurion, sempat berhenti beroperasi akibat pukulan roket Hamas. Dampak yang lain, jaringan pipa energi kurun kota Eilat dan Ashkelon rusak.

Roket tersebut diluncurkan setelah penghancuran Menara Hanadi di Gaza, yang merupakan kantor yang digunakan sebab pimpinan politik Hamas.

Kira-kira jam setelah runtuh, sedang belum ada laporan korban jiwa.

A man looks at the damage caused by a Palestinian rocket that hit a block of flats in the southern Israeli city of Ashkelon (11 May 2021)

Sumber gambar, EPA

Di sisi lain, suatu gedung bertingkat di Gaza dihancurkan militer Israel. Gajah Pertahanan Israel, Benny Gantz, menyebut serangan Israel itu “baru permulaan”.

“Organisasi teror sudah terpukul membanting dan akan terus tertumbuk karena keputusan mereka buat menyerang Israel, ” prawacana Gantz.

“Kami mengembalikan kedamaian dan ketenangan buat jangka panjang, ” ucapnya.

Pimimpin Hamas, Ismail Haniyeh, menyatakan siap jika Israel terus-menerus menyerang.

“Apabila Israel ingin meningkatkan eskalasi, saya siap dan jika itu ingin menghentikannya, kami juga siap, ” kata Haniyeh dalam pidato yang disiarkan televisi.

“Akan tersedia keseimbangan kekuatan baru. ”

Melansir Reuters, juru kata militan Hamas di Gaza, Abu Ubaida, juga memajukan warga keturunan Arab buat melawan Israel.

Mahkamah Keamanan PBB berencana menerapkan pertemuan tertutup, Rabu itu, untuk membahas konflik Israel-Palestina.

Relatives mourn Hussein Hamad, a Palestinian boy killed in the Gaza Strip (11 May 2021)

Sumber gambar, Reuters

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan di Gaza mengatakan setidaknya 26 orang, antara lain 10 anak-anak, tewas akibat serangan udara Israel.

Lebih dari 150 warga sipil di Gaza serupa disebut terluka akibat serbuan Isreal.

Beberapa korban pada Gaza itu adalah hawa berusia 59 tahun serta putranya yang penyandang diabilitas, serta satu keluarga dengan terdiri dari tiga anak-anak dan empat orang dewasa.

Apa yang menyebabkan kekerasan?

Pertempuran antara Israel serta Hamas dipicu bentrokan semasa berhari-hari antara warga Palestina dan polisi Israel pada kompleks puncak bukit bersih di Yerusalem Timur.

Lokasi itu sangat dihormati umat Muslim. Mereka menyebutnya jadi Al-Haram asy-Syarif (Tempat Bersih Mulia).

Yerusalem

Derajat yang serupa diakui oleh komunitas Yahudi. Mereka menyebut posisi itu sebagai Temple Mount.

Hamas menuntut Israel menarik pasukan kepolisian dibanding lokasi tersebut dan kawasan yang didominasi keturunan Arab, Sheikh Jarrah.

Sheikh Jarrah adalah lokasi di mana beberapa keluarga Palestina bertemu ancaman penggusuran oleh warga Yahudi.

line

Luka menganga dari konflik yang belum terlewati

Analisis Jeremy Bowen, editor isu Timur Tengah

Latar perempuan pemicu eskalasi kekerasan era ini masih tetap sepadan dengan yang sebelum-sebelumnya.

Perselisihan ini adalah luka terkuak dari perseteruan tak terlewati antara komunitas Yahudi dan Arab.

Pertikaian tersebut merusak sekaligus mengakhiri hubungan Palestina dan Israel semasa beberapa generasi.

Episode terbaru konflik ini terjadi menyusul ketegangan di Yerusalem, yang selama ini merupakan periode utama perselisihan.

Tempat-tempat suci di Yerusalem bukan hanya simbol nasional & juga agama. Klaim pada lokasi ini kerap menerbitkan kekerasan.

Satu diantara pemicu konflik saat ini adalah kebijaksanaan Israel yang kejam terhadap warga Palestina.

Pada masa Ramadan saat ini, pengadilan Israel mengeluarkan putusan kontroversial buat mengusir warga Palestina sebab rumah mereka di Sheikh Jarrah.

Namun peristiwa yang lain turut menjadi pemicu. Genting ini ibarat bom waktu yang siap meledak, yang, sekali lagi, dibiarkan membusuk.

Para pemimpin Israel maupun Palestina berfokus menjaga situasi mereka sendiri. Tantangan terbesar konflik ini, yaitu kemufakatan damai, tidak ditangani dengan serius selama bertahun-tahun.

line

Militer Israel sebelumnya mengatakan bahwa 90% roket yang diluncurkan Hamas dapat dicegat sistem pertahanan antirudal Kubah Besi.

Adapun salah satu “target teror” dengan dibidik Israel di Gaza adalah dua terowongan yang digali di bawah pinggiran dengan Israel.

Israel mengeklaim, serangan udara mereka setidaknya menewaskan kepala unit roket khusus kelompok Jihad Islam, Samah Abed al-Mamlouk.

Israel menyebut komandan unit peluru kendali antitank Hamas juga mati dalam serangan udara tersebut.

Gaza

Sumber gambar, Getty Images/Anadolu Agency

Status Yerusalem, secara makna religius dan nasional yang dalam bagi kedua belah pihak, adalah pokok konflik menahun Israel-Palestina.

Israel mencaplok Yerusalem Timur pada tahun 1980. Mereka menganggap seluruh kawasan kota itu sebagai ibukota, baik klaim ini tidak diakui oleh sebagian besar negeri lain.

Di sisi asing, Palestina menyatakan bagian timur Yerusalem itu merupakan pokok kota negara yang mereka harapkan.

Map showing Israel and the Gaza Strip

Untuk memutar video tersebut, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

About Author


Kenneth Sanders