Palestina-Israel: Umat Muslim dunia rayakan Idul Fitri, warga Gaza terancam ‘perang dalam skala penuh’

palestina-israel-umat-muslim-dunia-rayakan-idul-fitri-warga-gaza-terancam-perang-dalam-skala-penuh-30

Info seputar HK Prize 2020 – 2021.

13 Mei 2021, 08: 01 WIB

Diperbarui 26 menit yang lalu

Warga Gaza salat Idul Fitri di seputar reruntuhan bangunan.

Sumber gambar, Getty Images

Pada saat jutaan umat Muslim dunia merayakan Idul Fitri, warga Palestina dan Israel justru harus berlindung pada tengah saling serang antara kelompok Palestina dan tentara Israel.

Di Gaza – sasaran pengeboman serangan udara Israel – sebatas sejumlah orang yang proses salat Idul Fitri pada luar, dengan latar belakang gedung yang hancur.

Seorang warga negara Indonesia yang tinggal di Gaza, Husen, mengatakan “tak ada Lebaran bagi kami” tahun terkait di tengah dentuman excelente.

“Yang pasti tampaknya tahun ini tak ada Lebaran di Gaza. Warga Palestina terpaksa menerima kondisi ini. ” kata Husen, aktivis kemanusiaan dan wartawan yang pernah merasakan tiga kali agresi militer Israel.

Sementara di kompleks masjid al-Aqsa – tempat bermulanya konflik akibat bentrokan antara polisi Israel dan warga Palestina – warga Yerusalem dapat melakukan salat.

Salat Idul Fitri di masjid al-Aqsa di Yerusalem.

Sumber gambar, Getty Pictures

Salat Idul Fitri di Masjid al-Aqsa.

Sumber gambar, Getty Pictures

Setelah salat Idul Fitri, warga di Yerusalem merayakan lebaran dengan foto-foto bersama.

Sumber gambar, Getty Pictures

Seorang badut menghibur warga di kompleks al-Aqsa.

Sumber gambar, Getty Pictures

PBB memperingatkan potensinya terjadi “perang dalam skala penuh” karena meningkatnya kekerasan ini.

Baca juga:

Presiden Palestina Mahmoud Abbas memutuskan tidak ada perayaan Idul Fitri serta mengimbau warga hanya menjalankan ibadah saja sambil mendoakan mereka yang meninggal akibat serangan udara Israel serta menurunkan bendera Palestina setengah tiang sebagai tanda berkabung.

Kekerasan ini – terburuk sejak 2018 – mengakibatkan paling tidak 65 orang Palestina meninggal akibat serangan udara Israel. Sebanyak 14 di antara mereka ialah anak-anak.

israel, palestina

Sumber gambar, AFP/Getty Images

Kementerian Kesehatan yang dikelola kelompok Hamas pada Gaza mengatakan lebih dari 360 orang mengalami cedera.

israel, palestina

Sumber gambar, AFP/Getty Images

Adapun di pihak Israel, sebanyak tujuh orang telah tewas akibat gempuran kelompok Palestina.

Pemakaman warga Palestina yang meninggal akibat serangan Israel.

Sumber gambar, Getty Images

israel, palestina

Sumber gambar, Getty Images

israel, palestina

Sumber gambar, AFP/Getty Images

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengatakan pihaknya akan mengerahkan semua kekuatan untuk melindungi Israel dari musuh-musuh di luar lalu perusuh di dalam wilayahnya.

Militer Israel (IDF) menyebut bahwa serangan ke Gaza adalah yang terbesar sejak konflik pada 2014.

Namun, dalam sebuah cuitan, Otoritas Palestina mengecam “agresi militer” Israel seraya menyebut aksi tersebut “membuat trauma dan mempersulit populasi sebanyak dua juta orang”.

israel, palestina

Sumber gambar, Reuters

israel, palestina

Sumber gambar, AFP/Getty Images

Hamas – yang menguasai Gaza – mengatakan mereka melakukan serangan buat mempertahankan masjid al-Aqsa dari “agresi dan terorisme Israel” setelah terjadi bentrokan antara polisi Israel dan warga Palestina Senin lalu yg menyebabkan ratusan orang terluka.

Insiden ini terjadi setelah kerusuhan berhari-hari menyusul ancaman pengusiran terhadap warga Palestina dari wilayah mereka yang diklaim oleh para pemukim Yahudi.

israel, palestina

Sumber gambar, EPA

israel, palestina

Sumber gambar, EPA

israel, palestina

Sumber gambar, AFP/Getty Images

About Author


Kenneth Sanders