Pemakzulan Trump: Sejumlah pengacara mundur, siapa yang akan wakili mantan pemimpin AS di sidang Senat?

pemakzulan-trump-sejumlah-pengacara-mundur-siapa-yang-akan-wakili-mantan-presiden-as-di-sidang-senat-9

Dapatkan promo member baru Pengeluaran HK 2020 – 2021.

14 Januari 2021

Diperbarui sejam yang lalu

Trump

Beberapa pengacara yang sebelumnya akan membela mantan presiden GANDAR Donald Trump dalam sidang pemakzulannya yang kedua di Senat, menetapkan untuk mundur dari tim.

Butch Bowers dan Deborah Barberi, pengacara senior dalam tim pledoi Trump, disebut mundur setelah mencapai keputusan bersama.

Sidang pemakzulan Trump atas tuduhan menghasut pemberontakan akan dimulai pada 8 Februari.

Setelah sesi itu Senator akan memutuskan apakah akan menghukum Trump atas dakwaan menghasut pemberontakan di US Capitol pada 6 Januari, yang membuat lima orang tewas.

Greg Harris dan Johnny Gasser, besar mantan jaksa federal dari Carolina Selatan, juga telah meninggalkan awak pengacara Trump, sebagaimana dilaporkan Associated Press.

Mereka dilaporkan tidak mau membela Trump atas dasar perkiraan kecurangan pemilu.

President Donald Trump di Gedung Putih pada 19 Oktober.

Josh Howard, seorang pengacara Carolina Utara yang baru-baru ini berbaur, juga mundur dari tim itu, kata CNN.

Sekarang belum jelas siapa yang akan mewakili Trump semasa persidangan.

“Kami telah melakukan banyak pekerjaan, tetapi belum membuat keputusan simpulan tentang tim hukum kami, [keputusan] yang akan segera dibuat, ” kata penasihat Trump Jason Miller di akun Twitternya saat merespons kabar itu.

Trump adalah presiden pertama dalam cerita yang dimakzulkan dua kali. Tempat dimakzulkan oleh DPR pada 2019 karena hubungannya dengan Ukraina, namun dibebaskan oleh Senat.

Sebanyak 45 sebab 50 anggota Senat dari Golongan Republik memberikan suara minggu ini untuk mempertimbangkan penghentian persidangan, apalagi sebelum dimulai dengan alasan kalau presiden tidak dapat menghadapi persidangan pemakzulan begitu ia meninggalkan jabatannya.

Diperlukan 17 senator Republik yang memberikan suara, di samping 50 anggota Demokrat, untuk menghukum kepala, hukuman yang berpotensi mencegahnya mencalonkan diri untuk jabatan federal sedang.

Apa dampak pemakzulan?

Tunjangan yang diterima termasuk pensiun dan asuransi kesehatan dan jaminan seumur hidup yang dibayarkan dari pajak rakyat.

Namun Trump diperkirakan tetap akan menerima tunjangan ini walaupun ia didakwa sesudah tak lagi menjabat sebagai kepala.

Sebelumnya, mantan presiden dari Partai Republik ini menolak bertanggung jawab untuk kerusuhan itu.

Untuk memutar gambar ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

DPR, yang kini dikuasai Demokrat, melaksanakan pemungutan suara pada hari Rabu (13/01) menyusul perdebatan sengit yang berlaku selama beberapa jam. Saat itu, pasukan Garda Nasional bersenjata berhati-hati di dalam dan di luar Gedung Capitol.

“Kekerasan dan vandalisme tidak memiliki tempat di negara kita… Tak ada pendukung sejati saya yang akan mendukung kekerasan politik, ” katanya, dengan nada yang tampak berupaya untuk menjaga perdamaian.

Buat memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

Apa tuduhan yang dihadapi Trump?

Dakwaan pemakzulan bersifat politis, bukan pidana. Presiden dituduh oleh Kongres menghasut penyerbuan Capitol dengan pidatonya dalam 6 Januari di Washington.

Trump mendesak para pendukungnya untuk membuat pandangan mereka didengar “secara damai serta patriotik”, tetapi juga untuk “berjuang sekuat tenaga” melawan pemilihan, yang kata Trump telah dicuri dari mereka, sebuah klaim yang tidak berdasar.

Menyusul pernyataan Trump, para pendukungnya menyerbu Capitol, memaksa anggota kongres untuk menangguhkan pengesahan hasil pemilu. Bangunan itu diisolasi dan lima orang tewas.

Pasal pemakzulan menyatakan bahwa Trump “berulang kali mengeluarkan pemberitahuan tidak benar yang menegaskan bahwa terjadi penipuan dalam hasil penetapan presiden dan hasilnya tidak bisa diterima”.

Dalam pasal pemakzulan itu dikenal Trump kemudian mengulangi klaim itu dan “dengan sengaja membuat pernyataan kepada orang banyak, yang memerosokkan, dan diperkirakan mengakibatkan tindakan-tindakan tidak sesuai hukum, di Capitol”, yang berujung pada kekerasan dan hilangnya nyawa.

Donald Trump

“Presiden Trump sangat membahayakan keamanan Amerika Serikat dan lembaga-lembaga pemerintahannya, mengancam integritas sistem demokrasi, mengganggu pergantian kekuasaan secara damai, dan membahayakan cabang pemerintahan yang setara. ”

Sebelumnya, sebanyak 139 anggota Partai Republik menolak menerima hasil pemilu 2020 dan kekalahan Trump.

Untuk menyesatkan video ini, aktifkan JavaScript ataupun coba di mesin pencari asing

2px presentational grey line

Pemakzulan: Apa tersebut?

  • Apa itu pemakzulan? Pemakzulan adalah masa seorang presiden yang menjabat dituduh melakukan kejahatan. Dalam kasus tersebut, Presiden Trump dituding menghasut perlawanan dengan mendorong para pendukungnya untuk menyerbu Capitol.
  • Apakah Trump bisa dicopot dibanding jabatannya? Mayoritas elementer di Dewan Perwakilan sudah lulus untuk memakzulkannya – tetapi buat memecat Trump dari jabatannya, dia kemudian harus dihukum atas perkara tersebut oleh Senat, di mana dua pertiga mayoritas diperlukan.
  • Lalu apa berarti? Ini adalah kali kedua Trump dimakzulkan, dan sekalipun persidangan bisa dimulai setelah era jabatannya berakhir, jika dia dihukum, bisa berarti Trump dilarang menyimpan jabatan publik lagi.

2px presentational grey line

Barang apa yang dikatakan anggota Kongres selama debat terkait pemakzulan ?

Para bagian Kongres membuat pernyataan-pernyataan mendukung serta menentang pemungutan suara di ruangan yang sama tempat mereka menjatuhkan di bawah kursi-kursi dan mengenakan masker gas ketika perusuh mencoba memaksa masuk.

Ketua DPR Nancy Pelosi, seorang anggota Demokrat, mengutarakan kepada DPR, “Presiden Amerika Konsorsium menghasut pemberontakan ini, pemberontakan bersenjata melawan negara kita bersama.

“Dia kudu pergi. Ia adalah bahaya yang nyata dan jelas bagi bangsa yang kita cintai ini, ” kata Nancy (13/01).

Anggota Kongres Demokrat Julian Castro menyebut Trump sebagai “orang paling berbahaya dengan pernah menduduki Ruang Oval”.

saat itu, sebagian besar Partai Republik tidak berusaha untuk membela retorika Trump, sebaliknya beralasan bahwa persidangan pemakzulan telah melampaui peradilan biasa dan menyerukan kepada Demokrat untuk membatalkannya demi persatuan nasional.

“Memberhentikan presiden di jangka waktu sesingkat itu hendak menjadi kesalahan, ” kata Kevin McCarthy, politikus Partai Republik menyesatkan senior di DPR.

“Itu tidak berarti presiden bebas dari kesalahan. Kepala memikul tanggung jawab atas pukulan hari Rabu di Kongres oleh massa perusuh. ”

Jim Jordan, seorang anggota Republik perwakilan Ohio, mendakwa Demokrat sembarangan memecah belah negara demi mengejar balas dendam politik.

“Ini persoalan menarget presiden Amerika Konsorsium, ” kata Jordan. “Ini tetap tentang menarget presiden, apa biar yang terjadi. Hal itu sebuah obsesi. ”

Di antara anggota kelompok Republik yang mendukung untuk memakzulkan Trump adalah Liz Cheney, bagian peringkat ketiga di Partai Republik.

Cabang Wyoming itu, yang merupakan anak dari mantan Wakil Presiden Dick Cheney, mengatakan bahwa “tidak pernah ada pengkhianatan yang lebih gembung dari seorang presiden”. Ia menunjuk tentang kerusuhan Capitol

2px presentational grey line

Trump sekali lagi mencatat cerita

Analysis box by Anthony Zurcher, North America reporter

Donald Trump kembali mencatat sejarah, kali ini jadi presiden pertama yang dimakzulkan dua kali.

Setahun lalu, langkah pemakzulan tersebut ditentang oleh Partai Republik. Kala ini, segelintir kelompok konservatif menolong langkah tersebut. Ini mencerminkan tak hanya pentingnya momen ini, namun juga menurunnya pengaruh presiden di hari-hari terakhir pemerintahannya.

Pemakzulan menyiapkan persidangan di Senat bagi Trump, dengan sekarang tampaknya ditakdirkan untuk berlanjut hingga hari-hari awal kepresidenan Joe Biden, dan demikian menciptakan tantangan lain bagi presiden yang akan datang. Ini juga akan menambah bahan dalam perdebatan yang pantas berlangsung di antara Partai Republik tentang arah yang diambil golongan mereka di hari-hari mendatang.

Partai itu berada di jalur yang terbagi dalam dua arah yang sangat berbeda.

Di satu sisi adalah kesetiaan yang berkelanjutan pada merek politik milik presiden – yang menciptakan koalisi pemilih baru yang menghasilkan kedudukan di Gedung Putih dan Kongres pada tahun 2016, tetapi kehilangan keduanya pada tahun 2020.

Pada sisi lain adalah masa ajaran yang tidak pasti – namun yang bebas dari gaya diskusi dan retorika presiden yang istimewa – kata-kata kasar tanpa disaring yang bahkan diyakini oleh beberapa orang Republik sekarang berkontribusi pada kegaduhan Capitol pekan lalu.

2px presentational grey line

Apa yang akan terjadi selanjutnya?

Pemakzulan akan menuju ke Senat, yang akan menjalankan persidangan untuk memutuskan kesalahan presiden.

Mayoritas suara sebanyak perut pertiga diperlukan untuk menghukum Trump, yang berarti setidaknya 17 bagian Republik harus memihak Demokrat pada majelis tinggi yang berisikan 100 kursi-terbagi rata antara kedua partai.

Kalau Trump dinyatakan bersalah oleh Kongres, anggota kongres dapat mengadakan pengumpulan suara lagi untuk memblokirnya supaya tidak mencalonkan diri lagi. Trump telah mengisyaratkan ia berencana untuk mencalonkan diri lagi pada tahun 2024.

Sebelumnya, Senat memutuskan untuk tak mengadakan sidang sebelum Biden dilantik (20/01).

Pemimpin Senat Republik Mitch McConnell mengatakan dalam sebuah pernyataan, “Mengingat aturan, prosedur, dan ikutan Senat yang mengatur persidangan pemakzulan presiden, tidak ada peluang bahwa persidangan yang adil atau benar-benar dapat diselesaikan sebelum Presiden terbatas Biden dilantik pekan depan. ”

Dia mengatakan akan lebih baik melayani kepentingan bangsa jika Kongres berfokus pada transisi kekuasaan yang aman dan tertib untuk pemerintahan Biden yang akan datang.

Saat itu, McConnell juga mengatakan dalam sebuah pesan kepada rekan-rekannya bahwa dia belum membuat keputusan akhir tentang pilihannya.

Tidak ada presiden AS yang sudah dicopot dari jabatannya melalui pemakzulan. Trump dimakzulkan oleh DPR di 2019 tetapi dibebaskan oleh Senat. Begitu pula Bill Clinton dalam tahun 1998 dan Andrew Johnson pada tahun 1868.

About Author


Kenneth Sanders