Putri Latifa: Anak syekh Dubai mengungkap ia disekap keluarganya sendiri serta ketakutan

putri-latifa-anak-syekh-dubai-mengungkap-ia-disekap-keluarganya-sendiri-dan-ketakutan-10

Info seputar HK Hari Ini 2020 – 2021.

  • BBC Panorama
  • Tim liputan

sejam yang lalu

Untuk memutar video ini, aktifkan JavaScript atau jika di mesin pencari lain

Dayang penguasa Dubai yang mencoba melarikan diri dari negara itu pada 2018, mengirimkan pesan rahasia dalam gambar ke teman-temannya berisi tuduhan kalau ayahnya “menyekapnya” dan ia ketakutan.

Dalam video yang diberikan pada BBC Panorama, Putri Latifa Al Maktoum mengatakan para tentara membiusnya saat ia mencoba lari secara kapal dan membawanya secara menekan kembali ke penyekapan.

Sejak itu suruhan rahasianya terhenti. Rekan-rekannya mendesak PBB untuk campur tangan.

Dubai dan Uni Emirat Arab sebelumnya mengatakan ia aman bersama keluarganya.

Mantan utusan PBB untuk hak dasar manusia, Mary Robinson, sempat melukiskan Latifa sebagai “perempuan muda dengan bermasalah” setelah bertemu dengannya di 2018.

Namun kini ia mengatakan ia “diperdaya” oleh keluarga Latifa.

Mantan pemimpin Irlandia tersebut menyerukan agar dunia ikut bertindak untuk mengetahui kehadiran dan kondisi Latifa.

“Saya tetap betul khawatir terhadap Latifa. Kondisi berganti. Dan saya rasa ini harus diinvestigasi. ”

Ayah Laifa, Syekh Mohammed bin Rashid Al Maktoum, adalah salah seorang kepala negara dengan paling kaya di dunia, penguasa Dubai dan wakil presiden Asosiasi Emirat Arab.

Dalam video yang direkam dalam jangka waktu beberapa bulan di telepon seluler, terungkap bahwa Latifa diam-diam diberikan waktu mulia tahun setelah ia ditangkap lagi dan kembali ke Dubai.

Ia merekam video itu di kamar mandi, sebagai satu-satunya tempat yang mampu dikunci.

Dalam pesannya itu ia mengucapkan:

  • Ia melawan tentara yang menariknya dari kapal dengan “menendang dan berjuang” dan menggigit lupa satu tangan tentara sampai prajurit menjerit
  • Setelah dibius ia pingsan dan dibawa dengan pesawat pribadi dan tidak terbangun sampai mendarat di Dubai
  • Ia disekap sendiri minus akses medis atau bantuan adat di vila dengan jendela dan kamar ditutup dengan penjagaan penjaga

Tiina Jauhiainen

Dongeng penangkapan dan penyekapan Latifa diungkap kepada Panorama oleh teman dekat Latifa, Tiina Jauhiainen, sepupu Marcus Essabri dan pegiat David Haigh, yang membentuk gerakan Free Latifa, atau Bebaskan Latifa.

Mereka mengatakan mereka mengambil keputusan sulit untuk menyingkirkan pesan-pesan itu karena khawatir tempat keselamatan Latifa.

Mereka inilah yang mampu menjalin kontak dengan Latifa pada tengah penyepakannya di vila dalam Dubai, dengan jendela berterali dan penjagaan polisi.

Panorama secara independen membenarkan rincian tempat Latifa disekap.

2px presentational grey line

Syekh Mohammed berhasil membikin kota itu namun para motor hak asasi mengatakan tak ada toleransi terhadap mereka yang mendekati penguasa dan sistem peradilan bisa mendiskriminasikan perempuan.

Syekh Mohammed memiliki jalan balap kuda dan sering mendatangi acara besar termasuk Royal Ascot di Inggris, dan pernah berfoto dengan Ratu Elizabeth II.

Queen Elizabeth pada 2019 dengan Syekh Mohammed, dua dari kanan, yang sering datang ke balap kuda.

Namun sang syekh sering menghadapi kritikan berat terpaut perlakuan terhadap Putri Latifa & ibu tirinya, Putri Haya Bint Al Hussain, yang lari ke London pada 2019 dengan besar anaknya.

Lari dengan kapal

Latifa, saat ini berusia 35 tahun, pertama membuktikan lari pada usia 16 tarikh setelah mengontak pengusaha Prancis Herve Jaubert pada 2011, dengan menyusun rencana pelarian. Ia dibantu sebab Jauhiainen, yang sebelumnya adalah pengajar capoeira, seni bela diri Brasil.

Di 24 Februari 2018, Latifa & Jauhiainen dengan kapal karet serta jet ski berupaya menuju ke perairan internasional, tempat Jaubert menduduki dengan kapal pesiar berbendera Amerika Serikat.

Namun delapan hari kemudian, dalam lepas pantai India, kapal tersebut diserbu tentara. Jauhiainen mengatakan mereka menggunakan granat asap agar tempat dan Latifa keluar dari tempat persembunyian di kamar mandi pada dek bawah dan mereka ditodong dengan senjata.

Latifa dibawa ke Dubai dan tak terdengar lagi nasibnya sejak itu sampai sekarang.

Jauhiainen dan awak kapal dibebaskan setelah besar minggu ditahan di Dubai.

Pemerintah India tak pernah berkomentar apa peran mereka dalam insiden itu.

Putri Latifa pada pesan video bulan Maret 2018.

Sebelum mencoba lari diri pada 2018, Latifa merekam video lain yang diunggah di YouTube setelah ia ditangkap.

“Bila Kamu menonton video ini, bukan kabar baik, mungkin saya meninggal atau saya berada dalam kondisi yang sangat sangat sangat buruk, ” katanya.

Video inilah yang memicu keprihatinan banyak pihak yang kemudian menyerukan agar ia dibebaskan.

Uni Emirat Arab menghadapi tekanan besar untuk bertanggung jawab terhadap Latifa dan pertemuan dengan Robinson diselenggarakan setelah itu.

Pertemuan dengan Robinson

Robinson terbang ke Dubai pada Desember 2018 atas permintaan rekannya, Putri Haya, untuk santap siang bersama. Putri Latifa pula hadir.

Robinson mengatakan kepada Panorama dia dan Putri Haya diberitahu soal kondisi bipolar Latifa, penyakit yang tidak dia alami.

Untuk menyesatkan video ini, aktifkan JavaScript ataupun coba di mesin pencari asing

Dia mengatakan ia tidak bertanya pada Latifa soal kondisinya karena dia tidak ingin “menambah trauma” nya.

Sembilan hari setelah makan siang tersebut, Kementerian Luar Negeri Uni Emirat Arab menerbitkan foto Robinson secara Latifa, yang menurut mereka menunjukkan Latifa dalam kondisi sehat & aman.

Robinson mengatakan, “Saya jelas diperdaya melalui foto yang diterbitkan itu. Mengejutkan… saya benar-benar kaget. ”

Di 2019, ketegangan dalam keluarga penguasa Dubai terungkap di Pengadilan Mulia Inggris setelah salah seorang orang syekh, Putri Haya, lari ke Inggris dengan dua anaknya serta meminta perlindungan agar tak disiksa oleh syeikh.

Putri Haya dan Fiona Shackleton

Tahun lalu, Pengadilan Tinggi Inggris, mengeluarkan serangkaian temuan bahwa Syekh Mohammed memerintahkan kembalinya Latifa dengan paksa pada 2002 dan 2018, serta dibawa paksa dari Inggris kakaknya, Putri Shamsa pada tarikh 2000, saat ia juga mencoba melarikan diri.

Pengadilan menyebutkan Syeikh Mohammed “tetap menerapkan ketetapan dengan menekan kebebasan dua perempuan muda itu. ”

Rekan-rekan Latifa berharap pengadilan dalam bulan Maret tahun lalu yang menetapkan bahwa Syekh Mohammed, “tidak jujur” dan memenangkan Putri Haya, dapat membantu kasus Latifa.

Terkait keputusan mengapa ia mau berkomentar saat ini, Jauhiainen hanya mengatakan “banyak masa terbuang” sejak hilang kontak.

Ia mengutarakan ia sering terpikir untuk mengeluarkan pesan video itu dan menambahkan, “Saya rasa ia ingin kami berjuang untuknya, dan tidak menyerah. ”

Pemerintah Dubai dan Uni Emirat Arab tidak membalas permintaan BBC untuk memberi komentar tentang status Latifa saat ini.

About Author


Kenneth Sanders