Uskup Fransiskus angkat kardinal berkulit hitam pertama dari AS, apa maknanya bagi Vatikan?

Uskup Fransiskus angkat kardinal berkulit hitam pertama dari AS, apa maknanya bagi Vatikan?

Promo menarik pada undian Data HK 2020 – 2021.

2 jam yang berserakan

Wilton Gregory wearing a face mask as he is appointed a cardinal

Paus Fransiskus mengangkat 13 kardinal baru, Sabtu (28/11). Utama di antara pejabat senior hangat di Gereja Katolik Roma tersebut, merupakan imam asal Amerika Konsorsium yang berdarah Afrika, bernama Wilton Gregory.

Gregory dilantik pada suatu seremoni di Vatikan. Seluruh pengikut upacara itu mengenakan masker wajah. Beberapa peserta lainnya ikut serta melalui video.

Gregory merupakan Uskup Gede Washington DC yang berusia 72 tahun. Dia diumumkan akan menjelma salah satu kardinal baru, Oktober lalu.

Para kardinal yang kerap berjubah merah adalah pastor paling senior di Gereja Katolik Roma. Kediaman mereka setingkat di bawah Paus.

Salah satu tugas mereka adalah mengangkat Paus. Pimpinan Vatikan dipilih daripada kalangan kardinal, dalam pertemuan rahasia yang dikenal sebagai konklaf.

Merujuk keyakinan Vatikan, empat kardinal baru dengan berusia di atas 80 tahun tidak akan diizinkan memberikan suara pada konklaf berikutnya.

Sembilan kardinal gres yang berhak memberikan suara di forum itu, selain Gregory dengan berasal dari AS, berkewarganegaraan Italia, Malta, Rwanda, Filipina, Chile, Brunei Darusalam, dan Meksiko.

Upacara pelantikan kardinal, yang dikenal sebagai konsistori, dipersingkat karena pandemi Covid-19. Setiap orang yang hadir di seremoni tersebut memakai masker, kecuali Paus Fransiskus.

Setiap kardinal baru melepas kedok ketika mereka membungkuk di aliran Paus untuk dilantik.

A consistory in the Vatican where the pope appointed new cardinals

Cardinals join the consistory via video link

Paus Fransiskus yang berasal dari Argentina, dengan memimpin Vatikan sejak 2013, sudah mengangkat lebih dari setengah dibanding total 128 kardinal.

Siapakah Wilton Gregory?

Dia adalah imam yang ditahbiskan menjadi pastor sejak berusia 25 tarikh. Gregory menjadi Uskup Agung Washington pada Mei 2019.

Dia mengambil jabatan itu untuk menggantikan Pokok Donald Wuerl, yang berhenti di tengah perkara dugaan pelecehan erotis.

Pada AS, Kardinal Gregory terlihat paling menonjol dalam upaya menghentikan pelecehan seksual di gereja.

Pada tarikh 2002, sebagai presiden Konferensi Uskup AS, dia membujuk para atasan gereja untuk menjatuhkan hukuman dengan lebih berat untuk para pelaku kekerasan seksual.

Kardinal Gregory pernah menghakimi Presiden AS, Donald Trump, dengan dia sebut memanfaatkan kunjungan ke situs keagamaan untuk kepentingan kebijakan.

Gregory menegur Trump saat sang presiden berkunjung ke tempat suci St John Paul II di Washington, Dia menyebut langkah Trump tersebut “membingungkan dan tercela”.

Kunjungan itu dilakukan Juni lalu, sehari setelah Trump memerintahkan pembubaran unjuk rasa nyaman di dekat Gedung Putih.

Buat memutar video ini, aktifkan JavaScript atau coba di mesin pencari lain

Uskup Agung mengatakan St Yohanes Paulus II “pasti tidak akan memaafkan penggunaan gas air lupa dan alat lainnya untuk membungkam, menyebarkan atau mengintimidasi pengunjuk menemui, hanya demi kesempatan berfoto di depan tempat ibadah dan perdamaian”.

Kurang umat Katolik konservatif mengkritik Gregory atas pernyataan itu.

2px presentational grey line

Analisis oleh Mark Lowen, koresponden BBC di Roma, Italia

Seremoni mengangkat kardinal baru yang baru saja digelar ini mengagendakan sejarah dalam banyak hal.

Ini untuk pertama kalinya para peserta penetapan kardinal hadir memakai masker. Buat pertama kalinya juga, dua pokok yang ditunjuk memilih untuk tak datang secara fisik ke urusan seremoni.

Dan ini adalah untuk mula-mula kalinya, seorang imam keturunan Afrika-Amerika diangkat ke posisi yang memberinya hak untuk memilih Paus berikutnya.

Uskup Agung Washington berada di benteng moderat Gereja Katolik. Dia merupakan seorang pejuang kesetaraan ras dan menerima umat dari kelompok LGBTQ. Ini merupakan citra Paus Fransiskus. Ia belakangan memang terus menuruti kardinal yang sesuai dengan citranya.

2px presentational grey line

Siapa saja pokok baru lainnya?

Salah satu dari 13 kardinal baru itu adalah pemimpin asal Italia, Raniero Cantalamessa (84 tahun), yang telah melayani 3 Paus berbeda.

Kardinal baru asal Italia yang lain adalah Marcello Semeraro. Uskup berusia 72 tahun itu, selama ini mengawasi kanonisasi orang-orang kudus oleh Vatikan.

Jabatan kardinal juga akan diberikan kepada Maltese Mario Grech, kepala Sinode Para Uskup, sebuah badan penasihat berpengaruh untuk Paus.

Kardinal lainnya adalah Antoine Kambanda, Uskup Agung Kigali di Rwanda; Jose Fuerte Advincula, Uskup Luhur Capiz di Filipina; dan Celestino Aos Braco, Uskup Agung Santiago di Chile.

About Author


Kenneth Sanders